Era kini sangatlah berbeda dengan era 100 tahun yang lalu, ketika ini dunia telah masuk kedalam zona globalisasi dan modernsiasi, istilah modernsiasi sendiri bukan suatu hal yang gres dalam peradaban dunia, modernsiasi sudah dikenal dan terjadi pada beberapa kurun yang kemudian ibarat halnya terjadi revolusi industri di Negara-negara Eropa, restorasi meiji di Jepang Asia, dsb. Di era kini istilah modernsiasi sendiri sudah semakin luas artinya, modernsiasi kini tidak hanya terjadi di bidang perindustrian saja melainkan merambah ke segala bidang ditambah dengan arus globalisasi yang semakin pesat berkmbang, sehingga menyebabkan masyarakat dunia semakin ketergantungan akan hal-hal yang berbau modrn dan global. Hal ini tentu sanggup menyebabkan budaya malas dan sesenjangan-kesenjangan dalam kelas sosial masyarakat, terkhususnya pada masyarakat kaya dan miskin. Saat ini jikalau kita memperbincangkan perihal modrnsiasi dan globalisasi, semua orang niscaya oke jikalau bidang teknologi dam komunikasi mengalami perkembangan paling pesat dan kuat besar terhadap peradaban dunia kini ini.
Kecanggihan teknologi kini ini menciptakan insan sanggup lebih gampang memperoleh apa yang mereka inginkan hanya dengan media telepon pintar, lkomputer, serta laptop yang tersambung ke jaringan internet. Memang tidak sanggup dipungkiri kebutuhan akan teknologi sangat penting bagi masyarakat kini pada umumnya. Tapi bukan berarti semua kecanggihan itu selalu berdampak positif bagi pengguna internet, tentu saja hal-hal negatif niscaya ada dan bahkan menyeramkanbagimereka yang memperoleh efek negatif tersebut. Seperti kita ketahui internt juga sering dipakai oleh oknum-oknum terntentu sebagai media untuk menjalankan tindak kriminalitas secara tidak eksklusif kepada korban-korbanya, ibarat penipuan, perjudian, transaksi narkotika, pornografi, penjualan manusia, bahkan pembunuhan berencana pun sanggup terjadi. Dan sangat disayangkan jikalau yang menjadi korban dari tindakan-tindakan ini ialah genarasi muda, memang teknologi canggih sangat diharapkan dan diandalkan pada era kini ini, tapi kita sebagai pengguna juga harus mempunyai pengetahuan akan efek positif maupun negatif terhadap penggunaan internet yang hiperbola terkhususnya mengenai kondisi kesehatan dan kondisi psikis. Dari aneka macam penelitian di dunia sanggup ditarikan kesimpulan bahwa pengguna internet di dunia ketika ini lbih dari 60% ialah anak usia dibawah umur dan angka itu juga membuktikan bahwa mereka ialah anggota umur yang rentan atau paling banyak memperoleh tindak kriminalitas dari penggunaan teknologi yang hiperbola tersebut.
Sungguh ironis memang, yang patut dipertanyakan ketika ini ialah dimana tugas orangtua. Akankah mereka membiarkan anak-anak mereka yang mempunyai mimpi dan harapan terus menerus diperbudak oleh teknologi canggih. Dan akankah anak-anak generasi bangsa harus terus menerus berinteraksi, beraktivitas, dan berkomunikasi secara maya tanpa mengenal siapa lawan bicara mereka sebenarnya. Terkadang orangtua merasa gengsi jikalau anak-anak mereka tidak lebih baik dari anak-anak yang lainya dalam bidang apapun terutama bidang teknologi. Ini ialah salah satu efek dari adanya kelas bermewah-mewahan dalam masyarakat (The Leisure Class). Seharusnya pada usia rentan tersebut anak-anak harus diberikan pengarahan dan pendidikan secara kasatmata baik oleh keluarga, lingkungan masyarakat sekitar, serta sekolah sebagai institusi pendidikan formal. Anak-anak juga harus memperoleh transfer ilmu pengetahuan yang baik sesuai dengan usia mereka (Transfer Of Knowledge), sehingga jikalau sewaktu-waktu mereka dewasa, merka akan tumbuh menjadi insan yang berdedikasi dan mempunyai orientasi masa depan sesuai dengan apa yang mereka pelajari di waktu kecil tanpa harus selalu bergantung pada kecanggihan teknologi. Meskipun kita tahu mustahil jikalau suatu pekerjaan tidak membutuhkan tugas teknologi pada era kini ini , ditambah dengan dunia yang telah dirasuki secara dalam oleh globalisasi dan modernsiasi, tetapi setidaknya hal ini sanggup memperlihatkan batasan kepada mereka untuk tetap bertindak pada jalur yang positif.
Oleh sebab itu, penggunaan teknologi modern harus tetap pada jalur yang masuk akal dan tindakan-tindakan yang positif, serta memperlihatkan batasan-batasan kepada penggunanya. Jangan hingga perkembanganyang terjadi pada ketika ini menciptakan kita diperbudak oleh hal-hal yang berafiliasi dengan globalisasi dan modernsiasi. Keep Positive Action.
Wassalammualaikum. Wr. Wb.
0 Response to "Dunia Masa Teknologi"