Cita-cita tersebut bisa saja berubah-ubah sesuai dengan bertambahnya usia, pada masa usia anak duduk di TK atau SD dan pada ketika inilah belum dewasa banyak menggantungkan impian dan cita-cita, sebab pada masa pertumbuhan menyerupai itu otak belum dewasa masih sangat sensitive dengan apa yang mereka lihat dan mereka anggap menakjuban untuk mereka jadikan sebagai harapan mereka kedepan, sebagai pola seorang anak melihat kehebatan seorang pemain sepakbola dalam mencetak gol kegawang lawan dan ia pribadi mengakibatkan sepakbola sbagai impian dan cita-citanya dimasa depan, dilihat dari pola pada masa usia pertumbuhan belum dewasa masih sangat rentan mendapatkan hal-hal yang mereka lihat secara impulsif dengan baik dan masih begitu gampang memilih cita-cita, tentu hal itu ada saja yang terwujud dan ada yang sebagai angin lewat saja. Cita-cita setiap orang sanggup saja berubah-ubah dalam kurun waktu yang tak bisa ditentukan, harapan diwaktu SD sanggup saja berubah ketika menginjak dingklik Sekolah Menengah Pertama atau SMA. Dalam ilmu sosiologi tahap-tahap sosialisasi insan dibagi kedalam 4 tahap, dan tentu saja tahap-tahap ini mempunyai dampak yang cukup signifikan terhadap perjalanan hidup seseorang untuk mencapai cita-citanya, adapun tahap-tahap tersebut ialah sebagai berikut :
1. Preparetory Stage
Preparetory stage sanggup disebut juga tahap persiapan, tahap ini merupakan tahap awal insan dalam bersosialisasi, tahap ini terjadi pada rata-rata usia gres lahir sampai menginjak awal sekolah dasar, pada tahap preparatory stage insan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga dan bersosialisasi dalam lingkungan keluarga dalam artian lain keluarga yaitu langkah awal setiap insan sebelum terjun di masyarakat atau lingkup lainya.
2. Play Stage
Pada tahap Play Stage atau memainkan peran, seseorang mulai memainkan peran, tugas yang dimaksud bukanlah tugas yang bergotong-royong sebab pada masa play stage insan masih dalam umur pertumbuhan atau pada masa Sekolah Dasar, tugas tersebut sanggup berupa harapan yang semu, menyerupai pola belum dewasa bermain dokter-dokteran atau polisi-polisian. Tentu hal itu bukanlah tugas yang bergotong-royong atau sanggup dikatakan tahap pembelajaran.
3. Game Stage
Game Stage yaitu tahap siap bertindak dimana pada tahap ini insan sudah mulai bisa memilih tujuan hidup meskipun belum tentu tujuan yang dipilih itu sejalan dengan kemampuan dan kapasitas yang dimilikim tahap ini juga bisa disebut tahap yang masih meraba-raba. Pada tahap ini seseorang sudah mulai berkerja atau bertindak tetapi bergotong-royong orang tersebut masih dalam masa pencarian jalan hidup yang sesungguhnya. Sebagai pola seseorang berkerja sebagai tukang parkir dan sembari bekerja tukang parkir ini masih mencari pekerjaan yang lebih layak untuk dijadikan sebagai jalan hidup demi memnuhi kebutuhan hidupnya.
4. Generalized Others
Tahap ini sanggup dibilang tahap terakhir dalam sosialisasi, generalized others yaitu tahap dimana sesorang sudah bisa menjalankan tugas yang bergotong-royong tanpa harus berpikir untuk mencari peran-peran yang lain, tahap ini biasa terjadi pada orang-orang yang sudah berkeluarga dan berpenghasilan tetap.
Dari klarifikasi di atas sanggup dipahami kalau proses sosialisasi sangat berperan penting dalam membangun dan meralisasikan setiap cita-cita. Kita niscaya pernah mendengar nama-nama menyerupai Bill Gates, Lary Page, Alfa Edison, Graham Bell, bahkan bintang sepakbola Christiano Ronaldo, mereka semua punya mimpi tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa mimpi, kerja keras, dan do’a. orang-orang andal tersebut mempunyai segudang mimpi dan harapan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik dan terbukti adanya sekarang, kecanggihan Google dalam menjelajah data sangat kuat bagi setiap acara insan ketika ini terkhususnya user internet itu semua sebab kejeniusan dari 2 mahasiswa USA Lary Page dan Sergey Brin, terangnya sinar lampu sebagai alternative dari cahaya alam menyerupai tenaga matahari, bulan, dan bintang sangat berkhasiat bagi insan disetiap situasi dalam beraktivitas itu semua berkat inovasi besar T. Alfa Edison. Tontonan Skill sepakbola yang menghibur dan memanjakan mata dalam permainan yang ditunjukan Christiano Ronaldo cukup kuat untuk menenangkan hati dan pikiran dikala diterpa banyak perkara sehari-hari. Semua orang niscaya bisa mencapai semua kesuksesan itu kalau diawali dengan sebuah mimpi yang tentu didukung dengan potensi yang dimiliki, perjuangan dan doa yaitu jalan untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Jangan pernah berhenti mencoba sebelum semuanya tercapai, jangan pernah takut merugi sebelum semuanya tergenggam ditangan kita, kurangi jatah gagal kita di dunia untuk memperoleh hidup yang sejalan dengan kehendak kita. Mulai skarang ciptakanlah papan impian kita dan letakanlah di dinding kamar kita dengan tujuan biar kita selalu termotivasi untuk mencapai semua itu.
Dari klarifikasi di atas sanggup dipahami kalau proses sosialisasi sangat berperan penting dalam membangun dan meralisasikan setiap cita-cita. Kita niscaya pernah mendengar nama-nama menyerupai Bill Gates, Lary Page, Alfa Edison, Graham Bell, bahkan bintang sepakbola Christiano Ronaldo, mereka semua punya mimpi tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa mimpi, kerja keras, dan do’a. orang-orang andal tersebut mempunyai segudang mimpi dan harapan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik dan terbukti adanya sekarang, kecanggihan Google dalam menjelajah data sangat kuat bagi setiap acara insan ketika ini terkhususnya user internet itu semua sebab kejeniusan dari 2 mahasiswa USA Lary Page dan Sergey Brin, terangnya sinar lampu sebagai alternative dari cahaya alam menyerupai tenaga matahari, bulan, dan bintang sangat berkhasiat bagi insan disetiap situasi dalam beraktivitas itu semua berkat inovasi besar T. Alfa Edison. Tontonan Skill sepakbola yang menghibur dan memanjakan mata dalam permainan yang ditunjukan Christiano Ronaldo cukup kuat untuk menenangkan hati dan pikiran dikala diterpa banyak perkara sehari-hari. Semua orang niscaya bisa mencapai semua kesuksesan itu kalau diawali dengan sebuah mimpi yang tentu didukung dengan potensi yang dimiliki, perjuangan dan doa yaitu jalan untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Jangan pernah berhenti mencoba sebelum semuanya tercapai, jangan pernah takut merugi sebelum semuanya tergenggam ditangan kita, kurangi jatah gagal kita di dunia untuk memperoleh hidup yang sejalan dengan kehendak kita. Mulai skarang ciptakanlah papan impian kita dan letakanlah di dinding kamar kita dengan tujuan biar kita selalu termotivasi untuk mencapai semua itu.
Assalamualaikum. Wr. Wb
#Salam Sukses M. Rio Aldino
0 Response to "Ciptakan Dream Board Kita"